Kamis, 12 Maret 2015

kungfu panda (Quote I)

Kung Fu Panda adalah sebuah film animasi Amerika Serikat yang dirilis pada tanggal 6 Juni 2008. Film ini disutradarai oleh Mark Osborne dan John Stevenson.  Pengisi suara dalam film animasi ini antara lain ialah Jack Black, Dustin Hoffman, Angelina Jolie, Lucy Liu, Seth Rogen, David Cross, Ian McShane, dan Jackie Chan. Kisah ini diceritakan di Valley of Peace. Po (Jack Black), seorang yang kikuk, gemuk, adalah maniak kung fu yang mengidolakan Furious Five - Tigress (Angelina Jolie), Monkey (Jackie Chan), Mantis (Seth Rogen), Viper (Lucy Liu), dan Crane (David Cross) - sebuah grup kung fu master yang dilatih oleh Master Shifu (Dustin Hoffman) untuk melindungi Valley of Peace. Karena Po bekerja di rumah makan mie milik ayahnya,Ping (James Hong)Po tidak mampu untuk mencapai impiannya menjadi master kung fu .

Suatu hari, Senior Shifu yakni Master Oogway (Randall Duk Kim), memiliki firasat bahwa mantan murid Shifu yang juga adalah anak angkatnya,Tai Lung (Ian McShane), akan melarikan diri dari penjara dan kembali ke Valley of Peace untuk membalas dendam karena mengambil Dragon Scroll, yang katanya gulungan itu berisi kekuatan tak terbatas. Shifu mengadakan turnamen kung fu untuk Furious Five sehingga Oogway dapat memilih Legendary Dragon Warrior, sehingga salah satu master kung fu (diantara Furius five itu) layak menerima Dragon Scroll dan mampu mengalahkan Tai Lung. 

Ketika mendengar kabar akan dipilihnya Dragon Warrior, Po sangat antusias dan ingin pergi untuk ikut melihat peristiwa itu. Namun ayahnya tidak membiarkannya pergi begitu saja. Po dipaksa untuk mengambil gerobak mie ke turnamen. Po tiba setelah pintu dekat arena turnamen baru saja tertutup. Dia tidak dapat masuk. Segala cara dia lakukan untuk melihat Dragon Warrior yang akan dipilih. Sampai pada akhirnya Po mengikat dirinya di sebuah kursi dan menyalakan seperangkat kembang api di bawah kursi dan meluncur ke langit. Po terhantam ke tengah arena pada saat Master Oogway menunjuk Dragon Warrior. Hal itu tentunya mengejutkan semua yang hadir, Master Oogway memilih Po, tampaknya secara tidak sengaja.

Master Oogway adalah kura-kura raksasa dan master senior di Jade Palace. Ia bijak dan memiliki keahlian fisik luar biasa. Ia lah yang memilih Po menjadi Dragon Warrior, dan Po pun terpilih untuk menerima rahasia kung fu dari Dragon Scroll. Banyak yang mengira bahwa Master Oogway hendak memilih Tigress yang memang ahli kung fu, namun –sepertinya- Master Oogway secara tidak sengaja memilih Po yang belum bisa kung fu sama sekali. Master Shi Fu dan banyak yang hadir saat itu (termasuk Furious Five) tidak dapat mempercayai keputusan Master OOgway. Namun Master Oogway tetap pada pendiriannya dan meminta Master Shi Fu untuk melatih dan percaya sepenuhnya pada potensi yang dimiliki Po.


Master Shifu sangat khawatir bahwa Po takkan dapat mengalahkan Tai Lung, Seekor Macan Tutul Tangguh, musuh besar yang menjadi pengganggu kehidupan masyarakat Valley of Peace di film itu. Kekhawatiran ini dikarenakan Master Shifu terlalu termakan paradigma bahwa yang gendut itu pemalas, dan pemalas sulit menjadi pendekar tangguh. Ditambah hasil latihan Po yang mengecewakan sehingga tak kunjung menguasai jurus-jurus Kungfu.


Po pun merasa bahwa dirinya tak pantas untuk menjadi seorang Dragon Warrior, dia menyendiri di bawah pohon persik dan Master OOgway mendekatinya. Po merasa bahwa tidak seharusnya dia berada di tempat ini karena dia tidak mengetahui apa itu kungfu. Dia dibesarkan di warung mie, dan dia merasa bahwa seharusnya dia keluar dari tempat itu dan meneruskan usaha ayahnya. Master Oogway dengan kebijakannya kemudian memberi nasehat pada Po bahwa Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, tapi hari ini adalah anugrah.





Ketika kita memilih untuk dibebani masa lalu, maka masa kini akan lenyap, dan kita akan hidup sepenuhnya dalam penindasan masa lalu. Ketika kita memilih untuk dibebani oleh ambisi dan rencana masa depan, maka kita juga akan kehilangan masa kini, dan hidup dalam tegangan kecemasan terus menerus. Keduanya adalah cara berpikir yang menciptakan penderitaan, dan membuang banyak sekali energi.

Namun, keduanya bisa dengan mudah dihindari. Caranya adalah dengan menjadi alamiah. Secara alamiah, kita tahu, bahwa yang sungguh-sungguh nyata dan ada adalah masa kini. Belajar dari nasehat Master Oogway, jadi, mengapa sibuk memikirkan masa lalu dan masa depan? Lakukan apa yang terbaik disini dan saat ini, tanpa beban masa lalu, tanpa ambisi akan masa depan.